Toko Alat Kesehatan Sulawesi Tenggara
08.00 WITA - 21.00 WITA
0823-2188-8000
0823-2188-8000
0823-2188-8000
5BE11194
tokoalkeskendari@gmail.com
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Rehabilitasi Penyakit

Monday, August 15th 2016.

Group of people exercising at pulmonary rehab clinic.******************2a940251 was modified from 1B11502_Layers (delete more from the edges).******************

Secara umum rehabilitasi sendiri adalah suatu proses perbaikan atau penyembuhan dari kondisi yang tidak normal menjadi normal, ataupun merupakan pelatihan untuk menghadapi kondisi yang mungkin sudah tidak bisa dikembalikan menjadi normal. Kegunaan rehabilitasi sendiri adalah untuk mengembalikan kondisi seperti awalnya dan juga untuk melatih manusia untuk melakukan suatu tindakan secara normal dengan kondisi fisik yang sudah tidak normal.

Macam-macam rehabilitasi, diantaranya:

  1. Rehabilitasi fisik

Rehabilitasi fisik berarti melatih fisik kembali ke kondisi awal ataupun melatih fisik menyesuaikan dengan kondisi fisik sekarang. Contohnya bagi orang yang mengalami kecelakaan dan harus melakukan operasi seperti gips ataupun memasang pen, maka diperlukan rehabilitasi anggota tubuh yang dioperasi supaya dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Namun ada juga contoh orang yang mengalami kecelakaan dan kemudian salah satu anggota tubuh harus diamputasi, maka akan dilakukan rehabilitasi untuk dapat menyesuaikan diri dengan kondisi fisik yang mana salah satu anggota tubuh telah hilang.

  1. Rehabilitasi mental

Rehabilitasi mental merupakan suatu upaya perbaikan kejiwaan dari seseorang yang mungkin mengalami gangguan karena adanya permasalahan yang sangat berat dan mempengaruhi sistem kerja otak dari manusia tersebut. Pengertian rehabilitasi mental sendiri dapat diartikan sebagai pengobatan orang-orang yang otaknya terganggu karena adanya permasalahan yang sangat berat dan mempengaruhi mental dari orang tersebut. Rehabilitasi mental sendiri sering kita dengar terdapat di rumah sakit jiwa, karena rumah sakit jiwa sendiri bertujuan untuk mengobati orang-orang yang mengalami gangguan mental dan otaknya sudah tidak dapat bekerja dengan normal dan sebagaimana mestinya.

  1. Rehabilitasi pada penderita masalah jantung

Pada pasien dengan masalah jantung, tingkat kegiatan rehabilitasi akan dimulai dengan aktivitas ringan seperti berpindah tempat dari tempat tidur ke kursi, atau sekadar bangun dari posisi tidur ke posisi duduk. Kemudian ditingkatkan pada pertemuan kedua atau ketiga ketika pasien sudah mulai merasa nyaman dengan kegiatan sebelumnya. Misalnya pasien mulai mengganti pakaian tanpa dibantu, berdandan, atau berjalan kaki dengan jarak pendek. Jika pada saat aktivitas mulai meningkat dan pasien merasa kelelahan, maka pasien akan dianjurkan untuk berhenti. Kemudian dokter akan melakukan evaluasi guna menentukan kegiatan apa yang cocok.
Rehabilitasi ini dilakukan pada pasien pasca operasi jantung, serangan jantung, atau pasien yang memiliki masalah jantung koroner. Rehabilitasi bertujuan untuk mengembalikan dan mempertahankan kemandirian pasien dalam aktivitas sehari-hari dan membantunya beradaptasi dengan keterbatasan fungsi jantungnya sekarang. Tidak hanya rehabilitasi, pasien juga perlu mengubah gaya hidup dan minum obat teratur. Pasien juga diminta melakukan latihan aerobik bila hasil penilaian fungsi jantung oleh dokter cukup baik, sehingga perkembangan gangguan jantung dapat diperlambat dan mengurangi risiko serangan jantung, serta gagal jantung.

  1. Rehabilitasi pada penderita penyakit paru obstruktif kronik

Penyakit paru obstruktif kronik merupakan penyakit yang seringkali menjadi gabungan dua penyakit yaitu emfisema dan bronkitis kronis, sehingga membuat penderitanya kesulitan untuk bernapas. Rehabilitasi pada penderita penyakit paru ini penting untuk membantu penderitanya agar dapat melakukan beberapa kegiatan sehari-hari, mengurangi gejala-gejala, dan meningkatkan kualitas hidup. Rehabilitasi bukan untuk menyembuhkan kerusakan pada paru-paru. Rehabilitasi yang dilakukan meliputi kegiatan olahraga seperti aerobik, bersepeda, dan kegiatan yang menguatkan otot. Selain itu, penderita juga akan dilatih untuk dapat bernapas dengan baik, dan berhenti merokok. Pasien juga harus berlatih makan dengan baik, karena penderitanya cenderung mengalami penurunan berat badan. Semakin kurus tubuh pasien maka semakin kesulitan untuk bernapas.

Incoming search terms:

  • macam macam rehabilitas dan penyakit Yg harus di rehabilitas
Rp 450.000
Rp 200.000
Rp 350.000
Rp 250.000
Rp 160.000
Rp 16.000